Para penggiat pluralisme agama kembali bermunculan. Yang paling anyar dan mencengangkan adalah munculnya film bertajuk “?” (baca : tanda tanya) yang sarat dengan pesan pluralisme agama. Agama Islam yang suci jelas menolak paham ini. Para ulama terdahulu hingga hari ini senantiasa memberikan nasehatnya kepada umat agar mewaspadai tumbuhnya paham pluralisme agama.
Sikap Kepada Penguasa
![]() |
Hiruk-pikuk dunia demokrasi saat ini telah mengilhami banyaknya demonstrasi kepada para penguasa. Mereka pun dicela, dihina bahkan digulingkan dari tahta kekuasaanya. “Ini atas nama demokrasi”, kata para demonstran.
Fenomena ini hangat terjadi di beberapa wilayah Arab dan Afrika. Di sana terjadi perubahan politik yang luas yang mengakibatkan turunnya para penguasa yang sudah memerintah selama puluhan tahun akibat tekanan rakyat yang begitu besar.
Seharusnya Ditutupi
Anugerah lisan yang fasih terkadang membuat pemiliknya terbuai. Lisan terus menari hingga kehilangan arah. Bencana lisan pun senantiasa mengancam, utamanya bagi setiap kita yang tidak mampu menjaganya agar tetap di atas rambu- rambu syariat.
Terkadang kita merasa begitu nyaman mengayunkannya. Hingga tak terasa membawa pemiliknya ke muara kebinasaan. Padahal, menjaganya adalah keniscayaan untuk meraih jaminan Rasulullah akan surgaNya.
Indahnya Surga
Begitu indah dan menyenangkan surga Allah Ta'ala bagi jiwa-jiwa anak manusia yang diberi hati dan akal yang jernih, karena didalamnya terdapat kenikmatan-kenikmatan yang tiada tara, luasnya tempat yang tidak bisa diukur oleh manusia, keindahan yang sangat menyilaukan dan mengagumkan serta kelezatan yang tidak dapat menandinginya segala kenikmatan dunia.
Di antara kenikmatan dan keindahan surga bagi para penghuninya :
Bekerja, Orientasi Akhirat
Jika selama ini, kita diajarkan sejak kecil untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit, maka sekalian saja naikkan cita-cita kita ke akhirat. Kenapa tidak?
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ
Artinya : “Barang siapa yang menghendaki Keuntungan di akhirat akan Kami tambah Keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki Keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari Keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat” (QS. Syura : 20).
Mengenal RIBA
Mengembalikan uang yang dipinjam dengan jumlah lebih banyak, inilah bentuk riba yang sering kita lihat di sekitar kita. Ternyata tidak hanya ini bentuk riba. Ada beberapa macam lagi bentuk riba dan bisa terjadi dalam beberapa transaksi. Apa saja itu?
Untuk memperjelas pembahasan riba, perlu disebutkan secara detail tentang pembagian riba, masalah-masalah yang terkait dengannya, dan perbedaan pendapat para ulama dalam masalah ini.
Langgan:
Entri (Atom)
Twitter
Facebook
Flickr
RSS





